Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Menggunakan PivotTable

PivotTable merupakan suatu fitur atau tool di Microsoft Excel yang dapat memudahkan kita untuk menghitung, mengurutkan, meringkas/merangkum dan menganalisis data lembar kerja. Dan kemudian kita dapat menampilkan data-data tersebut ke dalam bentuk table lain di sheet baru, sehingga lebih mudah dibaca dan digunakan oleh pengguna. Disini kita akan mengunakan PivotTable di Excel 2003, untuk penggunaan PivotTable di Excel versi 2003 keatas secara garis besar hampir sama. 
 
- Untuk contoh kita akan menggunakan data seperti gambar di bawah ini;
pivottable, pivot, table, tabel, pivot, excel, chyardi

- Kemudian pada bagian toolbar, pilih Data > klik PivotTable and PivotChart Report...

Test Integrated Webcam Dell Inspiron N5110

integrated, webcam, test, dell, inspiron, n5110
Bagi pengguna Laptop Dell Inspiron N5110, jika kita ingin melihat informasi tentang webcam kita dapat dilihat melalui Device Manager dengan cara klik Control Panel > System and Security > System > Device Manager, disini terlihat dibagian Imaging devices tertulis Integrated Webcam, jika kita ingin mencoba apakah webcam di Laptop Dell Inspiron N5110 kita berfungsi atau tidak, barangkali kita dapat mencoba menguji kamera kita melalui situs https://id.webcamtests.com/ 
Jika pengujian sukses, nanti hasilnya akan ditampilkan dalam tabel informasi webcam, lengkap dengan rinciannya.
Selamat mencoba.

Mengatasi Osloader.exe Hilang atau Corrupt

osloader.exe, hilang, corrupt, mengatasi, masalah, file
Disini saya menggunakan OS Windows 7 Professional, setelah beberapa hari yang lalu menemukan permasalahan saat booting di Windows Boot Manager dimana aplikasi osloader.exe yang ada di folder system32 menurut keterangan katanya hilang atau corrupt seperti gambar yang ada di samping. Jika diantara pembaca ada yang menemukan permasalahan seperti ini, untuk mengatasi masalah file osloader.exe yang hilang atau corrupt barangkali bisa mencoba cara berikut ini :

- Klik Start > pada menu Computer klik kanan > pilih Properties, nanti akan masuk menu View basic information about your computer (bisa juga lewat Start > Control Panel > System and Security > System)
- Pilih Advanced system settings
- Setelah masuk menu System Properties > pilih tab Advanced > pada bagian Startup and Recovery > klik Settings

osloader.exe, hilang, corrupt, mengatasi, masalah, file
- Pada menu Startup and Recovery, atur sesuaikan dengan gambar dibawah ini, terutama pada bagian System startup
osloader.exe, hilang, corrupt, mengatasi, masalah, file
- Setelah selesai klik Ok hingga keluar
- Selesai.

Merubah File GIF menjadi JPEG

Untuk merubah file GIF menjadi JPEG, dari format JPEG ke GIF, format PNG ke BMP, dan sebagainya, ada cara yang cukup mudah yaitu kita dapat memanfaatkan fasilitas Paint yang ada di Windows, caranya :
- Buka Paint, dari Start > All Program > Accessories > klik Paint;
- Lalu Open > pilih file .GIF yang akan kita buka, atau kita dapat langsung mem-paste kan (Ctrl+V) Picture .GIF yang ada di Clipboard jika sebelumnya kita sudah mengcopy Piciture .GIF tersebut;
- Kita dapat mengatur ukuran, merubah, mengedit gambar sesuai keinginan kita;
- Klik tombol panah bawah disudut kiri atas > Save As > kita dapat memilih format .PNG, .JPEG, .BMP, .GIF, dan Other Format;

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi blog, chyardi, chyardi's blog, merubah, format, file, JPEG, GIF, BMP, PNG
- Jika sudah pilih folder tempat menyimpan > lalu klik Save;
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Solusi Virus WannaCry

solusi, virus, ransome, wanna cry, wannacry, komputer, laptop, manual, mengatasi, cara, mudah, tips, internet
Kebetulan disini saya menggunakan Windows 7, jika menggunakan versi Windows yang lain, silahkan disesuaikan saja tetapi secara garis besar hampir sama.
Cara Manual I :
1) Boot via Safe Mode;
2) Klik Start > ketik Regedit;
3) Cari HKey_Current_User > Software > Cryptolocker --> klik kanan, Delete (langsung hapus);
4) Cari HKey_Current_User > Software > Microsoft > Windows > Currentversion > Run > Cryptolocker, Cuppidloggus, dll --> klik kanan, Delete (langsung hapus semuanya) setelah itu kita keluar dari Regedit;
5) (Biar mudah gunakan Windows Explorer) Start > pilih Computer > Windows (C:) atau Local disk (C:) > Users > Admin/nama yang sering pergunakan > (lihat dibagian bawah pada daftar/list file, jika ada file yang mencurigakan misalnya : cuppidloggus.exe, langsung hapus/delete saja;
6) Sekarang pilih AppData > Roaming > sama seperti di atas periksa apakah ada file yang mencurigakan, biasanya letaknya dibagian bawah pada daftar/list file, misalnya file Jsfbdpfbkavlhzjd.exe langsung kita delete/hapus saja;
7) Restart Komputer;
8) Restore file yang sudah di encrypted oleh virus, caranya :
Start > Computer > Windows (C:) atau Local disk (C:) > Users > Admin/nama yang sering pergunakan > pilih file yang akan kita Restore, misal file yang ada di folder My Pictures, kita klik kanan pilih Properties > klik tab Previous Versions > pada bagian tengah File versions : pilih salah satu > lalu klik Restore.. > Ok.
(Untuk file-file di My Document, dan di folder-folder lainnya jika sudah di encrypted oleh virus, cara restorenya sama seperti di atas).
9) Selesai.
(Jangan lupa perbaharui anti virusnya dengan yang terbaru dan pergunakan anti virus yang terpercaya).

Kita juga bisa padukan cara di atas dengan cara selanjutnya dibawah ini.
Cara Manual II :
1) Start system via Safe Mode atau bisa juga melalui Start > ketik msconfig.exe > klik msconfig.exe > pada menu System Configuration, klik Tab menu Boot > pada bagian Boot Options, klik Safe boot dan minimal > Ok, lalu Restart;
2) Setelah masuk Windows via Safe Mode, sekarang kita tampilkan files dan folders yang sudah di hide oleh virus caranya :
Start > Control Panel > ketikan Folder Options, lalu pilih Folder Options > klik Tab View > pada bagian Advanced Settings : > Tandai pilihan Show hidden files, folders, and drives > hilangkan tanda centang pada kotak pilihan Hide..., (agar file virus dapat terlihat nanti) > Apply > Ok;
3) Start > ketik msconfig.exe > klik msconfig.exe > pada menu System Configuration > klik Tab Startup > kita lihat ada manufacturer yang unknown tidak, misal Microsoft update, manufacturer unknown, jika ada kita hilangkan tanda centangnya > lalu Apply > Exit without restart;
4) Start > ketik Regedit > lalu Ctrl + F, ketikan Ransom.Cryptxxx atau WannaCry > jika ditemukan langsung delete/hapus;
5) - Start > ketikan %temp% lalu Enter > periksa pada daftar/list file atau folder apakah ada yang mencurigakan, jika ada kita hapus;
- Start > ketikan %AppData% , klik Roaming > periksa jika ada file/folder yang mencurigakan hapus;
- Start > ketikan %ProgramData% lalu Enter > periksa jika ada file/folder yang mencurigakan hapus;
- Start > ketikan %LocalAppData% lalu Enter > periksa jika ada file/folder yang mencurigakan hapus;
- Start > ketikan %WinDir% lalu Enter > periksa jika ada file/folder yang mencurigakan hapus;
6) Start > Computer > Windows (C:) atau Local disk (C:) > Windows > System32 > drivers > etc > buka file Hosts > (menggunakan Notepad juga bisa), lihat isinya apakah ada yang mencurigakan, misalkan mengarah ke website/situs tertentu, jika ada kita hapus text isi di dalam file Hosts tersebut (bukan file hosts nya yang dihapus);
7) Boot Ulang/ Restart, bisa juga lewat msconfig.exe seperti di atas tetapi tanpa Safe Mode;
8) Delete files yang mencurigakan di Desktop (jika ada);
9) Kita bisa scan sytem menggunakan anti virus;
10) Selesai.

Semoga bermanfaat.

Download Berhenti 99%

Entah sudah berapa kali saya mencoba mendownload file tersebut dari berbagai alamat blog/website, hasilnya tetap saja sama download berhenti di 99%, setelah ditunggu beberapa saat ternyata belum juga 100% selesai,  jika kita coba pause lalu jalankan kembali (resume) hasilnya tetap tidak berhasil.

Bagaimana solusi untuk mengatasinya jika download berhenti di 99%?
Ada yang menyarankan untuk mengatasi masalah ini dengan cara mengupdate antivirus, mengubah IP , DNS, dan lain-lain, tetapi hasilnya masih belum memuaskan. Sampai akhirnya saya coba satu cara yang saya pikir cukup mudah yaitu dengan cara mengatur bagian Windows Firewall, hasilnya Alhamdulillah ternyata lancar. 
Barangkali rekan-rekan ada yang mengalami masalah yang sama, tidak ada salahnya mencoba cara di bawah ini. Caranya sebagai berikut :

1.  Klik Start > Control Panel > Security Center;
download berhenti di 99%, download berhenti 99%, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi

2.  Pilih Windows Firewall > Tandai klik bagian On (recommended);
download berhenti di 99%, download berhenti 99%, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi
3.  Lalu Ok;
4.  Selesai.

Catatan : Disini saya menggunakan Windows XP, bagi yang menggunakan operating system selain Windows XP, secara garis besar caranya hampir sama, kita tinggal mengatur bagian Windows Firewall.

Semoga bermanfaat.

Masalah Task Manager Windows XP

masalah task manager windows xp, memperbaiki task manager windows xp, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, blog chyardi, chyardi
Tidak seperti biasanya, kalau kita menekan tombol Ctrl+Alt+Del akan muncul di layar komputer kita tampilan menu Windows Task Manager, tetapi kali ini tidak. Penyebabnya hanya karena listrik kemarin tiba-tiba mati. Alhamdulillah komputernya masih bisa menyala, jadi sewaktu kemarin diperiksa yang bermasalah hanya Windows Task Manager saja yang tidak aktif.

Masalah Windows Task Manager yang hilang atau tidak aktif umumnya disebabkan oleh file (yang berhubungan dengan Windows Task Manager tersebut) corrupt atau rusak, entah itu disebabkan karena virus, terhapus, listrik yang turun/terputus sehingga komputer mati tiba-tiba, dan lain sebagainya.

Adapun cara untuk memperbaiki masalah task manager di Windows XP yang hilang atau tidak aktif tersebut, yang saya lakukan adalah sebagai berikut :
- Copykan File1.rar ini ke C:\windows\system32, lalu exctract, pilih Replace/Replace All;
- (Optional) Hapus file taskmgr.tmp (kalo ada) di C:\windows\system32;
- (Optional) Copykan File2.rar ke C:\Windows, lalu extract, pilih Replace/Replace All;
- Lalu restart ulang komputer;
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Solusi Windows No Disk

Ini sekedar sharing saja kemarin rekan saya datang kepada saya, dia mengatakan kalau dilayar komputernya muncul sebuah pesan, jika kita klik pesan tersebut akan hilang tetapi beberapa saat kemudian pesan tersebut kembali muncul. Karena kemarin belum sempat, akhirnya pagi ini baru ada kesempatan untuk melihatnya, ternyata pesan yang muncul dilayar komputer itu Windows - No Disk. Seandainya kita diamkan/abaikan saja pesan tersebut tidak apa-apa, tetapi lama kelamaan memang cukup menggangu, sebab pesan tersebut kadang-kadang bisa keluar sampai bertumpuk-tumpuk di layar monitor kita.

Penyebab munculnya pesan Windows No Disk tersebut antara lain dapat disebabkan karena virus, kita lupa melakukan safely remove hardware waktu akan mencabut flashdisk, adanya file yang corrupt, rusak atau hilang, dan lain-lain.

Solusi untuk mengatasi Windows No Disk, yang saya lakukan yaitu :
- Kita klik 2x icon Safely Remove Hardware dipojok kanan bawah;
   solusi windows no disk, windows no disk, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi
- Sekarang lihat dibagian Hardware Device, kita tutup semua USB Mass Storage Device yang muncul disitu dengan cara : pilih USB Mass Storage Device > lalu klik Stop > lalu OK.
  solusi windows no disk, windows no disk, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi      
Lakukan untuk semua USB Mass Storage Device yang muncul dibagian Hardware Device.
- Setelah itu kita tutup pesan Wndows – No Disk yang masih muncul di layar monitor; >
solusi windows no disk, windows no disk, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi
- Restart komputer kita;
- Selesai.

Selain cara di atas ada juga cara yang lainnya, tetapi terus terang saya pribadi tidak menggunakan cara berikut ini, jadi ini hanya sekedar tambahan informasi saja, yaitu ada yang menyarankan dengan mengganti nama local disk (selain local disk C yang ada di komputer kita), misalnya local disk D, E, F, dst, kita ganti dengan M, N, O, dst.
Karena disini kita menggunakan Windows XP caranya sebagai berikut:
- Klik Start > pilih My Computer lalu klik kanan > pilih Manage;
- Pada bagian Computer Management > pilih Storage > Disk Management;
solusi windows no disk, windows no disk, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi
- Sekarang pada bagian sebelah kiri, pilih local disk yang akan diganti (selain local disk C), misalkan D, pilih local disk D > kemudian klik kanan > Change Drive Letter and Paths …;
solusi windows no disk, windows no disk, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi, blog chyardi
- Klik Change.. > kemudian pilih huruf pengganti sesuai dengan yang kita kehendaki > OK;
- Selesai.
Jika kita ingin mengganti local disk yang lainnya caranya seperti di atas.

Semoga bermanfaat.

Masalah Runtime Error

masalah runtime error, pesan runtime error, mengatasi masalah runtime error, runtime error, chyardi.blogspot.com, chyardi blog, blog chyardi, chyardi
Beberapa waktu yang lalu saat sedang browsing di internet, tiba-tiba di layar komputer muncul pesan Runtime Error! seperti gambar disamping ini, seandainya kita coba meng-Close atau mengklik tombol Ok pada pesan tersebut, biasanya pesan akan hilang untuk sementara waktu saja, tapi setelah itu akan muncul kembali, begitu pula jika kita mencoba untuk merestart komputer kita, masalah tersebut tetap akan muncul sampai kita menyelesaikan sumber penyebab masalah tersebut.

Penyebab masalah Runtime Error antara lain karena :

1. Adanya virus komputer
Solusi : Gunakan program anti virus di komputer kita, jika sudah menggunakan program anti virus, perbaharui program anti virus kita dengan update terbaru.

2. Adanya script web yang salah
Solusi :
-  Klik Start ~ Control Panel ~ Network and Internet Connections;
-  lalu pilih Internet Options ~ klik Tab Advanced kemudian pada Bagian Browsing;
- tandai dan pilih pada kotak Disable script debugging (Internet Explorer) dan Disable script debugging (Other), lalu kosongkan kotak Display a notification about every script error;
- Klik Ok setelah selesai.

masalah runtime error, pesan runtime error, mengatasi masalah runtime error, runtime error, chyardi.blogspot.com, chyardi blog, blog chyardi, chyardi

3. Masalah pada Program atau Software
Seperti contoh untuk kasus di atas penyebab Runtime Error karena adanya masalah di program/software.
Solusi : Perbaharui dengan update atau patch terbaru untuk program tersebut. Atau uninstall dan install ulang program tersebut, jika kita mempunyai versi yang terbaru, kita dapat menginstall ulang program tersebut dan menggantinya dengan versi terbaru.

4. Adanya konflik dengan program lain yang sedang berjalan
Jika pesan error terjadi pada saat kita menjalankan atau membuka beberapa program sekaligus, coba kita close/tutup program yang sedang tidak kita gunakan, dan periksa juga barangkali ada utilitas atau program yang sedang dimuat di Config.sys/Autoexec.bat. Jika penyebabnya karena ada program yang sedang dimuat di Config.sys/Autoexec.bat, coba kita rename file tersebut, setelah itu restart ulang komputer kita.

5. Plugins, Add-on, atau perangkat lunak tambahan lainnya
Solusi : Jika kita memiliki/memasang perangkat lunak tambahan yang berhubungan dengan program, menjadi penyebab timbulnya error, coba kita verifikasi/periksa dengan cara meng-uninstall satu per satu Plugins, Add-on, atau perangkat lunak tambahan tersebut, dan pastikan tidak ada update yang tersedia untuk program tersebut.

6. Masalah memori
Jika masalah masih tetap muncul, barangkali penyebabnya berhubungan dengan masalah hardware/memori terkait.

Semoga bermanfaat.

Memperbaiki Generic Host Process For Win32 Error

memperbaiki generic host process for win32 error, memperbaiki error generic host process for win32, generic host process for win32 error fixed, fixed generic host process for win32 error, generichostfixed, https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, blog chyardi, chyardi
Setelah sekian lama menggunakan Windows XP, baru kali ini saya mendapatkan pesan peringatan seperti di atas, menurut informasi ini hanya terjadi pada Microsoft Windows XP Service Pack 2 (SP2) dan penyebabnya macam-macam, ada yang menyebutkan karena adanya celah keamanan RPC Dcom, virus, crash, dll. Tapi disini kita tidak akan membahas penyebab munculnya pesan error Generic Host Process for Win32 itu, saya lebih tertarik kepada bagaimana solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Kalau kita browsing di internet, sebetulnya terdapat berbagai macam cara untuk mengatasi masalah ini, namun memang solusi yang paling aman adalah dengan melakukan patching menggunakan update windows yang disediakan oleh microsoft, dan kita dapat mendownloadnya di support.microsoft.com.

Terlepas dari solusi yang paling aman di atas untuk mengatasi masalah Generic Host Process for Win32 ini, dari sekian banyak cara, ada satu cara yang menurut pendapat saya pribadi, cukup simple dan cepat untuk mengatasi error generic host process for win32 ini. Jadi ketika muncul pesan error Generic Host Process for Win32 tersebut, kita cukup menjalankan file berextension .bat, kemudian setelah itu kita tutup pesan error tersebut, dan kita dapat melanjutkan kembali pekerjaan kita.
Jika rekan-rekan barangkali ada yang memerlukan file untuk memperbaiki Generic Host Process for Win32 Error silahkan klik GenericHostFixed.

Semoga bermanfaat.

Mengatasi The information Cannot be Pasted Because The Copy Area and The Paste Area are Not The Same Size and Shape

mengatasi, the information, cannot be pasted, because, the copy, area, paste, not, the same, size, shape, chyardi, chyardi's, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id
Pernahkah mendapatkan pesan seperti di atas, biasanya pesan tersebut muncul saat kita mencoba untuk mem-paste hasil copy-an sebuah cell atau beberapa cell pada sebuah lembar Worksheet di Microsoft Office Excel, pesan tersebut muncul biasanya disebabkan karena kita mencopy sebuah atau beberapa cell dari Worksheet yang tergabung dalam sebuah Group Sheets.
Untuk mengatasinya :
- Sebelum kita mencopy sebuah cell atau beberapa cell  pada sebuah lembar Worksheet, perhatikan nama filenya apakah dibelakangnya ada kata [Group] lihat gambar dibawah.
mengatasi, the information, cannot be pasted, because, the copy, area, paste, not, the same, size, shape, chyardi, chyardi's, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id
atau bisa juga dengan melihat warna pada nama sheet/worksheet-nya, jika warnanya sama dengan warna nama sheet/worksheet yang lainnya, berarti sheet/worksheet tersebut tergabung dalam sebuah Group Sheets, lihat gambar dibawah.
mengatasi, the information, cannot be pasted, because, the copy, area, paste, not, the same, size, shape, chyardi, chyardi's, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id
- Jika sheet/worksheet-nya tergabung dalam sebuah Group, sekarang kita Ungroup Sheets, caranya yang paling gampang dengan mengklik/memilih salah satu nama sheet/worksheet-nya.
Atau bisa juga dengan cara -> klik kanan pada nama sheet/worksheet -> lalu pilih Ungroup Sheets.

mengatasi, the information, cannot be pasted, because, the copy, area, paste, not, the same, size, shape, chyardi, chyardi's, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id
hasilnya setelah di Ungroup Sheets seperti gambar di bawah ini.
mengatasi, the information, cannot be pasted, because, the copy, area, paste, not, the same, size, shape, chyardi, chyardi's, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id
- Sekarang kita bisa meng-copy dan paste cell /beberapa cell yang kita inginkan, tanpa muncul pesan di error seperti di atas.
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Mempercepat Cancel Printing Windows 7

Pada artikel kali ini sengaja mengambil judul mengenai mempercepat cancel printing di operating system Windows 7, setelah pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai cara mempercepat pembatalan pencetakan Windows XP, jadi ini sekalian untuk menjawab beberapa komentar yang masuk.
Sebetulnya secara garis besar intinya hampir sama dengan di Windows XP, hanya langkah-langkahnya saja yang mungkin sedikit berbeda.

Bagi saya pribadi cara berikut ini mungkin dapat digunakan sebagai salah satu pilihan alternatif, disamping cara-cara yang umum atau biasa kita pergunakan. Selain itu cara berikut ini mungkin tidak ada salahnya dapat kita coba apabila kita mengalami masalah pencetakan di Windows 7, misalnya masalah kesulitan dalam membatalkan pencetakan yang sedang berlangsung, antrian pencetakan sudah terhapus namun proses pencetakan tetap berlangsung, dan sebagainya.

Berikut ini cara untuk mempercepat cancel printing di Windows 7 :
- Klik START, pada bagian Search Field ketikan cmd.exe;
- Kemudian Klik kanan pada cmd.exe, pilih Run as administrator;
(Sekarang kita akan masuk command prompt)
- Pada command prompt ketik : NET STOP SPOOLER lalu tekan ENTER;
- Kemudian ketikan : NET START SPOOLER lalu tekan ENTER;
mempercepat cancel printing windows 7, cancel printing windows 7, https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, blog chyardi, chyardi
- Untuk lebih menyakinkan bahwa pencetakan sudah benar dibatalkan, kita dapat menuju ke menu printer yang sedang kita pergunakan, kemudian klik menu View pilih Refresh.
Dan untuk memastikan di memori sudah bersih, kita bisa mematikan dan menghidupkan kembali printer tersebut.
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Mempercepat Pembatalan Pencetakan Windows XP

Jika kita menggunakan operating system Windows 98, untuk membatalkan pencetakan dokumen yang sedang berlangsung relatif sangat mudah, kita hanya perlu membuka ikon printer disudut kanan bawah, lalu pilih dokumen yang ingin kita batalkan, lalu pilih cancel, maka seketika itu printer akan membatalkan pencetakan, selesai.

Berbeda jika kita menggunakan Windows XP, untuk membatalkan pencetakan, relatif lebih lama dibandingkan dengan Windows 98, ini yang saya pribadi rasakan.
Untuk membatalkan pencetakan dokumen yang sedang berlangsung di Windows XP, saya pernah mencoba berbagai cara, antara lain :

1. Dengan mematikan dan menghidupkan printer
Menurut pengalaman pribadi untuk dokumen yang memiliki halaman yang sedikit/kecil misalnya 1-2 halaman ini mungkin kita bisa membatalkan pencetakan dengan mudah, tetapi kalau yang ingin kita batalkan itu dokumen yang memiliki jumlah halaman yang banyak tentu bukan hal yang mudah, kita tentu tidak cukup dengan mematikan dan menghidupkan printer sebanyak 1 atau 2 kali, barangkali mungkin bisa beberapa kali baru proses pembatalan tersebut berhasil. Jika kita sering menggunakan cara seperti ini (dengan mematikan dan menghidupkan printer) setiap akan membatalkan pencetakan, apakah lama kelamaan tidak merusak printer ?

2. Dengan memilih Cancel All Documents pada menu Printer
Untuk membatalkan dokumen menggunakan cara ini, relatif lebih lama dibandingkan dengan cara yang pertama, kadang-kadang setelah beberapa kali, baru dokumen yang kita pilih untuk dibatalkan pencetakannya tersebut terhapus/hilang pada menu printer.

3. Gabungan cara pertama dan keduaDibanding dengan cara pertama dan kedua, cara ini yang lebih sering saya pergunakan, sebelum nantinya saya tinggalkan, yaitu dengan meng-cancel dokumen melalui menu printer terlebih dahulu beberapa kali, baru dilanjutkan dengan mematikan dan menghidupkan printer, jadi relatif sedikit lebih cepat.

Dan cara tercepat untuk membatalkan pencetakan di Windows XP, menurut pengalaman pribadi yaitu dengan cara :

4. Stop the Print Spooler & Delete All Spooled Files
Cara ini saya dapatkan dari Support.Microsoft.com, setelah saya coba hasilnya ternyata tidak mengecewakan, jauh lebih cepat dibandingkan ketiga cara di atas, langkah-langkahnya sebagai berikut :

I. Membuat File Skrip Perintah
- Buka Notepad
- Copy paste perintah di bawah ini ke notepad :
net stop spooler
del %systemroot%\system32\spool\printers\*.shd
del %systemroot%\system32\spool\printers\*.spl
net start spooler
- Di Notepad pilih File, Save As, pada kotak File name ketik C:\DeletePrintJobs.cmd
- Klik Save
Atau anda bisa mendownload langsung filenya disini, kemudian Extract dan simpan di C:

II. Cara Menggunakan/Menjalankan File Skrip Perintah
Untuk membatalkan pencetakan, kita cukup menjalankan file skrip perintah yang sudah kita buat tadi di Notepad, caranya :
- Klik Start, Run ..., lalu ketik C:\DeletePrintJobs.cmd, setelah selesai klik Ok

Jika kita ingin lebih mudah lagi dari pada mengetik melalui menu Run, kita bisa menyimpan file skrip perintah tersebut di desktop, dengan cara :
Buka Windows Explorer, lalu ke drive C:, cari dan pilih file DeletePrintJobs.com, kemudian klik kanan pilih Send To, Desktop (Create Sortcut)

Sekarang Shortcut file DeletePrintJobs.cmd tersebut ada di Desktop, jadi jika ingin membatalkan pencetakan dokumen di Windows XP, kita tinggal ke desktop lalu jalankan (double klik) shortcut file tersebut.
maka beberapa saat kemudian printer akan segera menghentikan pencetakannya. Untuk memastikan di memori sudah bersih, kita bisa mematikan dan menghidupkan kembali printer tersebut.

Semoga bermanfaat.

Masalah Pencetakan di Windows 98

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi, blog chyardi, masalah, pencetakan, permasalahan, pencetakkan, windows 98, excel
Mungkin kita pernah mengalami saat sedang mencetak sebuah file Excel menggunakan Operating System Windows 98, tiba-tiba pada saat mencetak halaman tertentu, muncul kode Ascii atau symbol lainnya yang tercetak dikertas kurang lebih dua atau tiga baris, kemudian setelah itu baris selanjutnya tercetak normal seperti biasa. Atau barangkali saat mencetak sebuah file yang berisi 8 halaman, hanya halaman ke-5 saja yang error dengan munculnya kode Ascii/ symbol lainnya tercetak di kertas saat kita mencetak halaman tersebut, walaupun saat di print preview, dilayar monitor sama sekali tidak ada masalah dengan halaman tersebut.

Jika kita mencoba memperbaikinya dengan cara menutup program lainnya yang tidak sedang digunakan selama pencetakan berlangsung, merestart ulang komputer, men-save file tersebut dengan nama lain, mengcopy sheet halaman yang error ketika dicetak tersebut dan menyimpannya dengan nama lain, atau mungkin menginstall ulang driver printer tersebut, hasilnya nanti akan tetap sama/tidak berubah, kode tersebut tetap akan muncul dan tercetak di kertas sewaktu kita mencetak halaman tersebut, dan posisi munculnya kode tersebut juga sama (tidak berubah).

Seandainya kita menemukan masalah seperti di atas, solusi untuk mengatasinya yaitu cukup dengan merubah/ mengatur kembali persentase pada bagian Scaling di Page Setup.
Caranya :
- Pilih menu File, Page Setup, Klik Tab Page; atau bisa juga dengan mengklik tombol Print Preview lalu pilih Setup..

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi, blog chyardi, masalah, pencetakan, permasalahan, pencetakkan, windows 98, excel

- Pada bagian Scaling, atur kembali persentase (%) normal size, kita dapat turunkan/naikkan 1 atau 2%;
- Klik Ok;
- Selesai.

Sekarang error di halaman tersebut, insyaAlloh tidak akan muncul ketika kita cetak.

Semoga bermanfaat.

Memperbaiki XML Parsing Error Mozilla

Baru-baru ini sewaktu saya membuka web browser Mozilla Firefox, koq ada yang aneh, ngak seperti biasanya dibagian atas Tab kali ini ada tulisan XML Parsing Error .....dan seterusnya, padahal kemarin ngak apa-apa, terus terang baru kali ini saya menemukan masalah seperti ini, sebetulnya kalo saya abaikan bisa aja, toh saya masih bisa pake Mozilla-nya ini, tapi setelah saya pikir-pikir dari pada mengganggu pemandangan, lebih baik diperbaiki aja supaya hilang pesan errornya.

Berikut ini cara memperbaiki XML parsing error di Mozilla Firefox :
- Di Mozilla Firefox pilih menu Tools, klik Options;
- Pilih Tab Network;

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis

- Pada bagian Offline Storage, klik tombol Clear Now;
- Klik Ok;
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Solusi Masalah Component Comdlg32.ocx

solusi, component, comdlg32ocx, comdlg32.ocx, masalah, chyardi, chyardi's blog, chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.co.id

Untuk mengatasi masalah Comdlg32.ocx adalah sebagai berikut :
- Download terlebih dahulu file Comdlg32.ocx atau disini (tapi ini harus di unzip/extract terlebih dahulu).;

Catatan :
Untuk memudahkan copy paste file di atas anda dapat menggunakan Windows Explorer (Letaknya di Start -> Accessories -> Windows Explorer)
dan bagi pengguna Windows 7 untuk mengetahui apakah Windows 7 kita 32 bit atau 64 bit, kita bisa melihatnya di Start -> klik kanan pada menu Computer -> pilih Properties -> muncul jendela "View basic information about your computer", lihat di bagian system, system type : 32 bit atau 64 bit Operating System.

- Bagi pengguna Windows XP, 2000, dan Windows 7 32bit copy file Comdlg32.ocx di atas simpan/paste di C:\Windows\System32

Jika tidak ingin menggunakan Windows Explorer, kita dapat menggunakan Command Prompt, caranya :

Untuk pengguna Windows 7 32bit :
Buka Command Prompt -> Run as administartor -> ketikkan
REGSVR32 C:\Windows\System32\comdlg32.ocx -> tekan Enter;

Jika anda melihat pesan :
"DllRegisterServer in C:\WINDOWS\System32\comdlg32.ocx succeeded" berarti sudah terinstall.

Untuk pengguna Windows XP :
Masuk RUN -> ketikkan regsvr32 Comdlg32.ocx -> tekan Enter.

- Bagi pengguna Windows 7 64bit copy file Comdlg32.ocx di atas simpan/paste di C:\Windows\SysWOW64

Jika tidak ingin menggunakan Windows Explorer, kita dapat menggunakan Command Prompt, caranya :
Buka Command Prompt -> Run as administartor -> ketikkan
REGSVR32 C:\Windows\SysWOW64\comdlg32.ocx -> tekan Enter;

Jika anda melihat pesan :
"DllRegisterServer in C:\Windows\SysWOW64\comdlg32.ocx succeeded" berarti sudah terinstall.

- Selesai.

Disable Autorun Windows 7

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai cara Turn Off Autoplay Windows XP, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara mendisable/turn off autorun atau autoplay di Windows 7 dan Windows Vista.

Cara I :
Turn Off Autoplay melalui Control Panel

- Buka Control Panel -> Klik Hardware and Sound -> Klik Autoplay (untuk membuka jendela pengaturan Autoplay);
- Hilangkan tanda cek (v) pada kotak Use AutoPlay for all media and devices;
- Klik Save;
- Selesai.


Cara II :
Turn Off Autoplay melalui Group Policy Editor

- Klik Start -> Run -> ketik gpedit.msc -> lalu tekan Enter (kita akan masuk jendela Group Policy Editor);
- Klik User Configuration -> Administrative templates -> Windows Components -> pilih Autoplay Policies;
- Sekarang lihat di jendela setting sebelah kanan, klik (2x) Turn Off Autoplay;
- Pada jendela Turn Off Autoplay, klik pilih Enabled;
- Pada bagian Options (Turn off Autoplay on) di bawah, kita dapat memilih : CD-ROM Drives and removable drive atau All Drives;
- Klik OK;
- Selesai.

Catatan : Cara II ini hanya dapat dipergunakan untuk Windows 7 atau Windows Vista yang bukan versi home Premium.

Semoga bermanfaat.

Turn Off Autoplay Windows XP

Berikut ini merupakan beberapa cara untuk mematikan atau mendisable fungsi autorun/ autoplay di windows XP, tetapi sebelumnya perlu dijelaskan bahwa dengan kita menonaktifkan fungsi autorun/autoplay ini maka semua flashdisk atau CD/DVD yang memiliki fungsi autorun/ autoplay seperti installer akan dinonaktifkan.

Namun keuntungannya dengan mendisable (mematikan) fungsi autorun/autoplay ini yaitu untuk mengurangi resiko terkena virus misalnya yang dibawa oleh flashdisk. Seperti kita ketahui bahwa penyebaran virus dapat terjadi selain dalam bentuk file yang dieksekusi secara manual oleh user, ada juga yang dijalankan secara otomatis oleh sebuah file biasanya file Autorun.Info. Dalam file inilah virus-virus diaktifkan saat flashdisk dimasukkan ke drive USB komputer kita melalui fungsi autoplay pada Windows XP (yang fitur autorun/autoplay-nya tidak di disable).
Berbeda jika kita menonaktifkan atau mendisable fungsi autorun/autoplay, maka Windows tidak akan secara otomatis menjalankan program atau file tersebut ketika flashdisk dipasang di komputer kita, sehingga dengan demikian dapat mengurangi resiko terkena virus yang dibawa oleh flashdisk.

Sekarang kita langsung saja, caranya sebagai berikut :

Cara I :
Menggunakan USB Disabler Pro dari IntelliAdmin, disini pilihan Enable dan Disable USB Drives ada dalam satu menu, menurut saya cara ini cukup praktis tinggal memilih option Enable USB Drives atau Disable USB Drives. Tetapi adakalanya kita harus merestart komputer terlebih dahulu setelah menjalankan aplikasi ini.

Cara II :1. Klik tombol Start, pilih Run...;
2. Ketik gpedit.msc (khusus Windows XP), lalu tekan OK;

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

3. Klik pada Computer Configuration -> Administrative Templates -> System;

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

4. Pada jendela sebelah kanan, Klik 2x Turn Off Autoplay;
(Akan muncul Turn off Autoplay Properties)

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi, chyardi's blog, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

5. Pada Tab Setting, pilih option Enabled;

https://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi, chyardi's blog, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

6. Pada Turn off Autoplay on, pilih All drives;

7. Klik OK.

8. Selesai.

Untuk User Configuration kita lakukan hal yang sama seperti cara di atas.

Semoga bermanfaat.

Solusi Hardisk Yang Tidak Dapat Di FDISK

Cara untuk memformat hardisk yang tidak dapat diformat secara normal dengan FDISK, kita dapat menggunakan DEBUG. Tetapi yang perlu diingat bahwa dengan menjalankan perintah ini maka akan menghapus seluruh hardisk (bukan hanya partisi).
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buatlah MSDOS boot disk yang dilengkapi dengan file DEBUG;
Anda bisa melakukannya dengan CD Hirens, dari https://hirens.info atau BootDisk https://bootdisk.com.
2. C:\>Debug[Enter]
Pada command prompt, ketik DEBUG lalu tekan Enter.
3. Ketikkan perintah berikut ini:

--- start
F 200 L1000 0 [Enter]
A CS:100 [Enter]
MOV AX,301 [Enter]
MOV BX,200 [Enter]
MOV CX,1 [Enter]
MOV DX,80 [Enter] << angka 80 jika hardisk di Primary Master, 81 jika Primary Slave
INT 13 [Enter]
INT 20 [Enter] [Enter] << tekan enter dua kali
-G [Enter]
--- end
Jika muncul pesan "Program terminated normally" berarti proses berhasil.

4. Matikan komputer [shutdown], cabut semua steker listrik, biarkan sesaat kemudian nyalakan komputer kembali. Sekarang hardisk dapat diformat dengan normal.
5. Selesai.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya dapat membacanya di alamat https://uc1n.blogspot.com/2010/04/format-hardisk-yang-tidak-bisa-diformat.html atau https://www.facebook.com/?sk=messages&tid=1263164221305

Komputer Agar Awet dan Aman

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar komputer kita lebih aman dan awet, diantaranya yaitu :
- Antivirus
Demi keamanan data serta system komputer, pastikan komputer kita sudah terinstall software antivirus dan selalu update secara berkala;

- Software Utility
Pastikan pula ada program utilities tambahan yang biasa digunakan untuk menghapus sisa registry akibat dari proses uninstall software dan juga sampah dari internet (cokies);

- UPS
Naik turunnya tegangan listrik atau bahkan mati tiba-tiba akan berdampak pada umur Power Supply, rusaknya hardisk, bahkan motherboard. Terutama hardisk, jika tiba-tiba listrik mati terjadilah kejutan yang bisa menyebabkan tergoresnya track recordingnya maka timbulah bad sector, bad sector hanya bisa dilihat jika kita check lewat scandisk, bad sector tidak bisa di isi file untuk operasional system maupun menyimpan data, sehingga akan mengurangi kapasitas hardisk itu sendiri. Fungsi UPS atau external battery sebagai pengaman bila terjadi mati listrik maka komputer tetap hidup untuk beberapa waktu, sehingga masih ada kesempatan untuk mematikan komputer sesuai prosedur;

- Stavolt
Untuk UPS yang sudah termasuk stavolt (penstabil naik-turun tegangan) tidak bermasalah, tetapi yang tidak termasuk stavolt di dalamnya maka lebih baik disediakan stavolt tambahan sebagai stabilizer, sehingga walau tegangan listrik naik-turun pun, tidak mengganggu keamanan komputer sendiri.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu bersihkan komputer kita dari debu serta jauhkan dari air.

Semoga bermanfaat.